![]() |
| Internal Storage Space Running Out |
Monday, February 3, 2014
Mengatasi masalah "Storage Space Running Out" pada Android
Friday, May 10, 2013
Setelah membaca MADRE
Hm, karena penasaran, langsung saya browsing untuk mencari jejak Roti Tan Ek Tjoan ini, dan astaga, ternyata mereka masih ada. Hebat. Liputan tentang roti legendaris di Indonesia tersebut bisa dibaca di sini dan di sini. Dan menurut The Jakarta Globe, Tan Ek Tjoan masih mempertahankan tradisi roti mereka, dengan adonan yang terasa kasar dan agak keras jika digigit. Hm, saya jadi membayangkan roti kacang & kacang coklat kesukaaan saya ketika kecil dulu.
Yang menarik dalam buku Madre, di sana disebutkan bahwa salah seorang tokoh mempunyai toko roti di bogor yang bernama Bogor Bakery. Ah, tentu saja pikiran saya melayang ke toko kue Bogor Permai. Ya, di sana rotinya memang masih terasa klasik sekali, agak keras tapi renyah, ciri khas roti jadul deh pokoknya. Rasanya nikmat sekali, favorit saya adalah roti susu, dahulu jika kami mengunjungi saudara di Bogor pasti takkan lupa menyempatkan diri untuk berbelanja roti dan kue di situ.
Tapi sekarang, apakah toko roti Bogor Permai masih seperti yang dulu? Ah ternyata tidak, terakhir saya ke sana, adonan rotinya sudah berubah total, menjadi lembut seperti kebanyakan roti modern lainnya. Memang dilema juga sih, disaat kita merindukan rasa roti yang klasik, produsen roti harus menghadapi pasar yang terus berkembang.
Lalu muncul pertanyaan, apakah toko roti klasik masih dapat mempertahankan tradisi mereka? Atau harus tergerus perubahan jaman, tutup atau mau tak mau mengubah adonan mereka menjadi lebih modern?
Saturday, December 1, 2012
Tentang Dela
Dari sekadar percakapan di forum internet, media komunikasi kami pun berkembang, kami bertukar nomer HP, kemudian berlanjut saling bertegur sapa hingga ngobrol2 lewat sms, kadang2 lewat YM juga sih, tapi jarang, karena dahulu akses saya ke internet agak susah, baru mulai sering chat di YM adalah ketika membeli Nokia E63 yang aksesnya lebih mudah karena ada apps ebuddy. Tapi memang dahulu SMS lah media yang paling mudah dan murah untuk berkomunikasi.
Dela mempunya jadwal kerja yang tidak seperti orang kebanyakan.Mulai masuk kantor jam sepuluh (tapi dia mengaku lebih sering jam 12 siang) dan baru pulang larut malam sekali, paling cepat jam 10 malam, atau bisa juga sampai jam 12 malam. Dela adalah seorang pekerja keras, suatu waktu dia pernah bercerita kalau dia sedang perlu uang lebih, akhirnya jebolan Sastra Mandarin dari Universitas Darma Persada ini pun mengambil pekerjaan paruh waktu juga di pagi hari, menjadi guru bahasa mandarin bagi anak2 pra sekolah, dia mengakui sangat menyukai pekerjaan mengajar ini, anak2 mungil itu begitu lucu dan menggemaskan katanya.
Sunday, September 16, 2012
Menoleh ke Belakang
Saturday, September 15, 2012
Hello World!
Ya sekarang seluruh blog saya di Multiply sudah saya migrasikan ke blogspot ini. Loh kenapa? Karena dalam waktu dekat ini Multiply akan menghilangkan fitur blogging & social media pada websitenya. Jadi tepatnya pada tanggal 1 Desember 2012, Multiply akan murni 100% menjadi online shop saja. Nah user yang tidak punya online shop di MP, otomatis accountnya akan dihapus beserta konten dan seluruh posting yang ada di dalamnya, termasuk jurnal, album foto, review, dll.
Blessing in disguise.
Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin memindahkan blog saya dari multiply. Ya saya tahu, saya sudah tidak pernah menulis blog lagi saat ini, tapi saat itu ketika saya masih aktif blogging, saya sudah jenuh dengan tampilan situs MP yang makin kotor dengan adanya iklan di sana sini. Bahkan mengakses MP pun menjadi berat jika kita memakai koneksi internet yang lambat. Tapi apa daya, bila sudah ngeblog di MP, takkan bisa pindah ke lain hati. MP sedari dulu memang tidak punya export tools, import memang bisa, tapi export? Jangan harap. Sepertinya developer MP ingin mengunci usernya di website mereka hahaha
Jadi justru saya malah bersyukur karena walaupun telat, Multiply kini menyediakan export tools untuk migrasi. Jika tidak ada kejadian seperti ini, tentu saja pihak MP tidak akan membuat fitur exporting tools, fuh benar2 sebuah blessing in disguise bukan? Yah minimal ini sih menurut saya, karena masih banyak user lain yang begitu menyesalkan ditutupnya MP sebagai media blogging.
Export tools yang dibuat oleh MP ini bisa memindahkan blog kita ke hanya 2 media blog, blogspot dan tumblr. Tapi jangan khawatir, kalau kita sudah migrasi ke blogspot, toh nanti blog kita di blogspot ini masih bisa kok dimigrasikan lagi ke wordpress misalnya. Kalau saya sih sepertinya akan menetap di blogspot ini karena saya suka dengan tampilannya yang simpel, aksesnya yang cepat & ringan, serta pengoperasiannya yang relatif mudah. Apalagi saya sudah memiliki akun di google, jadi tak perlu repot registrasi lagi untuk membuat akun blogspot.
Jadi begitulah ceritanya, akhirnya saya mempunyai akun di blogspot :)
Monday, October 4, 2010
Siapa Bilang di Tengah Itu Enak?
Yang ada malah jadi serba salah.
Kata yang kiri kita terlalu ke kanan. Kata yang kanan? Kita terlalu ke kiri. Yang ada malah jadi pusing tujuh keliling. Itu kalau kita berdiri pas di tengah2 loh. Nah bisa dbayangkan bukan kalau kita berdiri di tengah tetapi cenderung ke kiri ataupun ke kanan? Bisa makin gonjang ganjing deh hidup kita.
Yah tapi mungkin memang begitulah hidup. Mau tak mau kita harus tetap berjalan ke depan. Syukuri saja deh apa yang telah kita dapatkan dan nikmati sensasinya, semoga kita bisa tetap beroleh kebahagiaan dan juga membahagiakan orang2 yang kita sayangi dalam kehidupan kita.
Ini apa pula tiba2 saya menulis hal2 seperti ini setelah lama tidak menulis blog?
Selamat pagi menjelang siang ki sanak, semoga gerutuan saya ini tidak membuat hari anda semakin muram. Maafkan saya yah ^.^
Tuesday, June 15, 2010
Setelah Empat Tahun
Mungkin waktu yang singkat
Tapi empat tahun bagi sebuah hubungan?
Bisa jadi sebuah hubungan yang cukup dalam dan bermakna
Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk saling mengenal dan memahami
Cukup lama untuk menjadi saling membutuhkan satu sama lain
Cukup lama untuk menjalin sebuah ketergantungan satu sama lain
Saya menyadari, aku dan kamu adalah dua kutub yang berbeda
Ya, saya sadar, pendapat kita seringkali berbeda
Kita sama2 keras dan kepala batu
Perselisihan paham dan pertengkaran seringkali terjadi
Tapi bukankan itu semua adalah wajar?
Marahan? ah ya tentu saja sering, tapi toh kita sudah melupakannya bukan?
Semua terlupakan saat hari berganti hari
Dua orang berbeda dengan watak berlainan harus disatukan
Tapi lihat, justru dengan perbedaan itulah kita menjadi kuat
Kita menjadi tim yang kompak dan sulit ditandingi
Kita masih muda, dengan semangat menggebu2
Batu besar kita hancurkan bersama, seakan ingin berteriak kepada dunia
Bahwa apapun penghalangnya kita bisa menghadapinya
Tapi seperti kehidupan, semua yang berawal manis tentu akan ada akhirnya
Kau harus pergi
Bukan, saya tahu itu bukan keinginanmu
Ya, itu semua adalah demi kebaikan kita bersama
Suratan takdir, teman, yang akhirnya membuat kita berpisah
Salam perpisahan sudah terucap
Maka sekarang aku mohon, hapus air matamu
Dan aku juga berjanji akan menghapus air mataku
Janganlah perpisahan ini membuat kita bersedih
Kita harus tunjukkan, perpisahan takkan membuat kita lemah
Perpisahan justru membuat kita lebih kuat
Ya lebih kuat dalam menghadapi cobaan
Maka tersenyumlah
Senyum laksana embun pagi
Yang selalu siap hadapi teriknya siang yang akan kita lewati
Hari ini mungkin kita harus berpisah
Tapi saya percaya, teman
Suatu saat kau akan kembali
Kembali untuk meneruskan perjuangan yang telah kita rintis
empat tahun dalam kebersamaan
Selamat jalan sahabat
maafkan jika selama ini aku selalu membuatmu kesal dan kecewa
Terima kasih sahabatku
darimu aku banyak belajar tentang arti hidup dan perjuangan
Selamat jalan sahabat
Meski kini jalur kita berbeda
Tapi percayalah, apapun dan di mana pun
Kita masih bisa memberikan yang terbaik
Tuesday, April 13, 2010
Akhirnya Pakai Wordpress
Ah... akhirnya, saya memutuskan untuk membuat situs di WP.
Sebenarnya saya tidak benar2 ingin meninggalkan rumah di MP ini, dan mudah2an saya akan tetap memposting di MP. Blog saya di WP hanya saya khususkan untuk posting tentang segala hal yang berhubungan dengan film, hobi saya.
Lalu kenapa di WP, yah mungkin sama saja alasannya seperti orang lain. Tampilannya bagus, tidak ada iklan/advertising, fitur blogstat, kemudahan dalam memberikan komentar (walaupun sebenarnya situs saya di WP juga masih zero comment sih hahaha).
Bukannya di MP tidak ada kelebihannya lho, dalam hal mempublish foto2 bukan narsis, saya rasa MP masih juaranya. Jadi, yah, mudah2an saya tidak meninggalkan MP 100% (mudah2an saja saya tidak tergiur untuk menambah page di WP khusus obrolan non-film hihihi).
Akhir kata, perkenankanlah saya memperkenalkan situs saya yang baru di WP
Saturday, February 13, 2010
Windows 7 8iggest Tra9edy?
Sangat menjanjikan memang, tampilan grafis seindah vista, tetapi dapat dijalankan dengan lebih ringan. Banyak user maupun kritikus yang telah membuktikan kehandalan sistem operasi anyar ini. Maka tak heran begitu dilempar ke pasar dengan harga jutaan rupiah, OS ini langsung laku keras bak kacang goreng. Belum lagi pabrikan PC dan Laptop kenamaan yang langsung membundle produk mereka dengan windows 7. Jadi apakah kita bisa benar2 mengucapkan selamat tinggal kepada windows XP?
Ternyata belum, seperti yang saya baca di detik.com, ternyata windows 7 mempunyai bug yang sungguh fatal, khususnya bagi pengguna laptop. Yaitu menyedot daya baterai laptop dan bahkan bisa merusak baterai itu sendiri, membuat lifetimenya jauh lebih singkat. Seorang pengguna mengeluhkan karena tiba2 laptopnya mati saat baterainya masih menunjukkan daya 80%. Adalagi pengguna yang mengeluhkan windows 7 salah deteksi daya baterainya, laptopnya saja baru dicharged, tapi indikator % dayanya tercantum kecil sekali, yah mungkin itu tadi, lifetimenya sudah disedot habis.
Yang paling mengerikan, ketika salah seorang user mendowngrade sistem operasinya kembali ke windows xp, ternyata keadaan baterainya tetap seperti itu, jadi yang dirusak memang fisik baterainya, cilaka 12...!!!! Tapi tak semua user mengalami hal tersebut, ada juga kok user yang laptopnya fine2 saja setelah berbulan2 memakai windows 7, polanya sampai saat ini memang masih belum diketahui.
Wah PR yang cukup berat nih buat Microsoft. Kalau masalahnya tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin para user akan berbondong2 kembali ke win xp, yang walaupun klasik dengan tampilan yang konvensional, tetapi sudah terbukti ketangguhannya dan yang jelas, mudah dan nyaman untuk digunakan.
Sunday, January 31, 2010
Akhirnya Nokia E63
Dan astaga... harganya ternyata cukup terjangkau dengan kantung saya, terima kasih untuk BlackBerry yang dengan suksesnya berhasil menghancurkan pasaran harga Smart Phone Nokia. Alhasil saya berhasil membawa pulang si lebar E63 hanya dengan seharga 2,175 juta rupiah saja. Sebagai perbandingan, si gendut N3660 saja dulu saya beli dengan harga 2,375 juta. Ya budget saya untuk membeli HP memang di kisaran 2,5 jutaan saja.
Lalu bagaimana dengan fiturnya? Hmm saya sangat puas dengan fitur2 yang ditanamkan pada E63. Koneksi 3G untuk kenyamanan berinternet, koneksi wifi untuk menghemat pulsa saat berada di kantor, keypadnya yang lembut sehingga nyaman untuk dipencet (LOH??? hehehe), loudspeakernya yang lumayan jernih, dan tentunya masih banyak keunggulan lain yang menjadi ciri khas smart phone seri E symbian. Kekurangan E63 dibandingkan dengan E71 adalah, fitur GPS, tombol samping untuk music player, dan kamera depan untuk video call. Tetapi, saya tidak keberatan dengan itu semua.
Kalo mau jujur... I hate qwertys phone... saya lebih suka mengetik dengan ponsel candybar biasa. Tapi masalahnya E51 kini sudah tidak beredar, dan E52 masih terlalu tinggi untuk budget saya, jadi akhirnya saya mengalah untuk membeli E63 ini. Tapi untungnya (dasar orang Jawa, masih tetap ada untungnya), pada saat saya membeli ponsel sejuta umat ini, warna yang baru rilis adalah HITAM yaaaay... Kalau tidak, bisa2 saya harus mengalah lagi untuk membeli warna merah yang norak, biru yang aneh, maupun silver yang murahan hihihi
Overall, saya puas dengan performa ponsel pintar dengan harga yang cukup ekonomis ini. Jadi untuk anda yang memiliki budget 2 jutaan dan memerlukan sebuah smart phone untuk aktivitas anda, E63 bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.
Sunday, January 24, 2010
Mobile Blogging
Ya begitulah adanya, selama ini saya malas untuk menulis dan memposting blog di MP. Sebenarnya banyak ide untuk menulis di blog, tapi akhirnya semua kandas, dan hanya mampir di benak saya. Waktu online di rumah malah dihabiskan untuk mendownload film, begitu banyak film yang hampir menyita semua ruang di hardisk komputer saya, dan itu pun belum semuanya saya tonton. Hahaha astaga, habislah semua waktu luang saya untuk menonton film2 tersebut. Bahkan novel rectoverso yang kemarin sempat saya beli pun belum sempat saya sentuh.
Begitu banyak film yang saya tonton, berapa banyak review yang saya tulis? Nooooollll besar hahaha malas, malas, malas... Jadi biarlah sekali ini saya memuaskan hasrat saya untuk menulis lagi, walaupun hanya mengetik lewat ponsel dan mempostingnya dari ponsel juga. Here we go...
Saturday, November 21, 2009
Kantong Ajaib Seperti Milik Doraemon
Doraemon sih enak... dia punya kantong ajaib, masalah serumit apapun dia bisa saja mengeluarkan alat2 aneh untuk mengatasi semua masalah yang timbul. Nobita tinggal merengek... tring... keluar deh solusinya.
Hal serupa dialami oleh saya kemarin... Laporan yang sudah saya ketik capek2 eh malah ketinggalan di rumah. Saya baru menyadarinya setelah naik angkot. Oh no... flashdisknya kelupaan tidak saya bawa. Duh apa jadinya... Tapi untungnya saya ingat, saya pun memiliki kantong ajaib, walaupun tidak secanggih milik Doraemon...
Keajaiban itu bernama Internet (ah lagi2 dia) hehehehe...
Langsung saja saya minta tolong pada Papa Dee di rumah untuk mengirimkan laporan setengah jadi yang saya buat kemarin malamnya itu lewat e-mail. Tidak ada masalah, akhirnya saya bisa melanjutkan membuat laporan setibanya di kantor. Fiuh... and the problem's solved...
Saya bersyukur Papa Dee termasuk orang yang melek teknologi, jadi sudah biasa berurusan dengan dunia maya. Saya jadi teringat salah satu film animasi yang rilis baru2 ini, Cloudy with the Chance of Meatballs... Hahaha apa jadinya... kebetulan ayah Flint Lockwood itu gaptek kalau tidak bisa dibilang anti teknologi... Tentu saja beliau kerepotan ketika anaknya minta tolong untuk dikirimi software melalui e-mail.
Yah begitulah... Lagi2, saya terselamatkan oleh Internet... dan Papa Dee tentunya
Sunday, November 15, 2009
Biarlah Roti yang Berbicara...
Tuesday, November 3, 2009
Komputer, Bakwan, dan....
Kalo komputer dan printer sih, ya wajar lah di setiap kantor pasti ada...
Bakwan? yaaa... itu juga masih normal... Maklum banyak yang belum sempat sarapan dari rumah...
Nah kalo yang ijo2 itu hahaha ini baruuuu RRRUUUAAARRR Biasa hihihihi...
Satu keunikan lagi dari kantor tempat saya bekerja. Yup, hari ini kami panen pete di kantor.
Anda juga mau saya kasih ijo2...?
Sunday, October 11, 2009
Michael Jordan #2 Sang Legenda Bola Basket
Bersama Chicago Bulls, Michael Jordan dan seluruh rekannya berhasil meraih gelar juara pertama NBA mereka dengan susah payah. Tapi pada momen itulah sepertinya terjadi sebuah titik balik. Mereka kesulitan untuk meraih gelar pertama, tetapi setelah berhasil diraih, sepertinya tak ada lagi yang mampu menghalangi jalan mereka menuju gelar juara berikutnya. Tak tanggung2, mereka meraih threepeat. Menjadi juara NBA selama tiga tahun berturut2 adalah suatu prestasi yang amat fenomenal. Dan Michael Jordan pun bangkit menjadi seorang legenda.
Tetapi sayangnya, berhasil menjadi juara bersama Chicago Bulls sebanyak 3x tidak membuat MJ menjadi bahagia. Ketenaran dan kekayaan yang berhasil diraihnya tidak berhasil mengisi kekosongan di hatinya. Dia merasa bosan bermain basket. Olahraga yang dahalu amat sangat dicintainya itu kini sudah tidak menantang lagi baginya, tidak ada lagi yang bisa dibuktikan. Dalam kegalauan hatinya, ia pun berkonsultasi dengan sang ayah tercinta, mencurahkan segenap gundah di hatinya.
“Cobalah hal yang baru, baseball, mungkin?”
Rupanya itu nasihat terakhir yang diterima MJ dari sang ayah, tak lama, terjadilah hal tragis itu. Sang ayah tewas mengenaskan, menjadi korban pembunuhan. MJ yang sedang goyah hatinya, kini makin makin mantap untuk menjalankan nasihat terakhir dari sang ayah. Hijrah dari bola basket dan beralih menjadi pemain baseball. Dan dunia pun menertawakannya. Tentu saja kemampuan MJ bermain baseball masih sangat jauh dari kualitas seorang bintang. Tapi toh ia tak mau menyerah begitu saja. Ia selalu berlatih baseball lebih lama daripada pemain lainnya, berusaha untuk beradaptasi dan meningkatkan performa permainannya.
Tetapi apapun yang terjadi, Michael Jordan memang tercipta untuk bermain basket. Baru setahun ia meninggalkan dunia yang dicintainya itu, kerinduan akan kepiawaiannya memasukkan bola ke dalam keranjang menyerangnya tanpa ampun. Dan sang bintang itu pun kembali, tidak dengan hati yang kosong, melainkan dengan semangat yang meletup2 untuk membawa kembali timnya, Chcago Bulls menuju puncak papan atas tim bola basket NBA. Sebuah tim yang selalu membuka pintu untuknya, kapan saja MJ siap untuk kembali.
Kembali dengan nomer 45,
Kekalahan itu memang sangat menyakitkan. Seluruh dunia pun berseru, Michael Jordan sudah habis dan kehebatannya tinggal kenangan. Dan lucunya, saya pun, dengan berat hati mengakui, termasuk yang percaya dengan hal itu. Era MJ sudah berakhir, sudah waktunya digusur oleh pemain2 mudah penuh harapan lainnya.
Tetapi bukan MJ namanya kalau menyerah begitu saja. Seusai kakalahan yang tragis dari Orlando Magic, ia kembali berlatih dengan keras untuk mengembalikan performanya. Walaupun tak bisa kembali ke asal tentunya, karena bagaimanapun juga, usia turut mempengaruhi kemampuan fisiknya.
Tapi toh kerja kerasnya selama musim liburan itu telah membawa hasil yang memuaskan. Karena di tahun berikutnya ia berhasil membawa timnya untuk menjadi juara NBA yang keempat kalinya. Tak puas hanya sampai di situ, MJ lagi2 kembali berhasil membawa Bulls meraih gelar juara NBA selama 3 tahun berturut2. Double Threepeat istilahnya, walapun threepeatnya kali ini tak semudah kali pertamanya. Tapi yang lebih dramatisnya, tembakan terakhir yang dilakukan Jordan ke jaring lawan menjadi angka terakhir yang menentukan guna membawa Bulls menghempaskan Utah Jazz untuk menjadi juara NBA yang keenam kalinya sebelum MJ pensiun.
Ya itulah Michael Jordan, bersamanya Bulls berhasil meraih enam kali juara NBA. Suatu prestasi yang sangat fantastis. Sebuah pencapaian yang hanya bisa diraih oleh bakat, kemauan untuk mengasahnya, determinasi tinggi dan tentu saja…
Kerja Keras.
Michael Jordan #1 Awal Sebuah Kebangkitan
Tahun ini, tepat 10 tahun yang lalu, sang maestro bola basket yang tak lain dan tak bukan adalah seorang Michael Jordan sendiri, secara resmi mengundurkan diri dari dunia perbolabasketan (atau yang di Amerika lebih dikenal dengan NBA, National Basketball Association). Di jamannya dahulu, mulai dari era 80-90an, siapa sih yang tak kenal MJ? Mulai dari anak2 hingga orang dewasa pasti mengidolakan beliau. Dunia pun diserang wabah demam bola basket dan NBA, semua orang ingin menjadi
Entah kenapa, tiba2 kemarin saya jadi teringat dengan MJ. Tiba2 saya ingin sekali menyaksikan aksinya bermain bola basket. Agak sulit memang, kalau saja tidak ada internet hehehe untunglah sekarang keadaannya berbeda, tinggal cari2 di internet, download, dan saksikan… Itu sudah ^_^ Mau melihat slam dunk kontes MJ Vs Dominiq Wilkins? Hmm ini yang sulit, gagal saya menemukannya. Tapi coba lihat di youtube, wah ternyata ada, cukup lumayan pula kualitasnya. Tanpa ragu Orbit Downloader pun saya gunakan. Tak berapa lama video di Youtube itu pun sudah bersemayam di hardisk saya.
Oops jadi ngelantur, kembali ke MJ. Setelah menyaksikan 2 film dokumenter MJ (hasil illegal download tentunya) itulah akhirnya saya lebih mengenal beliau. Dahulu, ketika saya masih sekolah dan kuliah, yang saya tahu hanyalah kehebatan MJ dalam bermain basket. Berhasil membawa timnya, Chicago Bulls 6 x meraih gelar juara NBA. Yang saya tahu dulu, MJ adalah seorang manusia super yang tak terkalahkan, anak ajaib yang hanya dilahirkan 1x dalam 1000 tahun. Lompatannya yang sangat tinggi di atas rata2 manusia biasa, membuatnya dijuluki Michael Air
Tapi ternyata, di balik semua itu, MJ hanyalah seorang manusia biasa. Lahir dari keluarga biasa pula. Seorang anak yang hobi bermain basket di lapangan dekat rumahnya bersama sang kakak. Apakah waktu kecil MJ sudah jenius dalam bermain basket? Aha, ternyata tidak. Kala itu, MJ selalu kalah bila bertanding melawan kakaknya. Tetapi justru semua kekalahan itu yang memicu semangat MJ untuk terus berlatih da berlatih. Hingga akhirnya dia berhasil membawa kampusnya menjadi juara NCAA (liga basket universitas).
Singkat cerita, setelah 2x membawa kampusnya menjadi juara, MJ memutuskan untuk melangkah ke jenjang profesional dan direkrut oleh sebuah tim NBA, Chicago Bulls. Nama Jordan langsung melambung tinggi. Dia adalah seorang pemain yang lengkap, sangat bagus dalam bermain bertahan dan apalagi menyerang. Dia tak hanya piawai dalam mencetak poin melalui shooting, slam dunk maupun lay-up shoot. Tetapi juga ulet dalam menjaga pertahanan, cukup banyak steal, block, maupun rebound yang dikumpulkannya.
Tapi tetap, MJ adalah seorang manusia biasa, walaupun tak ada seorangpun yang meragukan kemampuan individunya, masih ada satu hal yang mengganjal. Dia belum berhasil membawa timnya menjadi juara NBA, belum ada cincin juara yang melingkar di jarinya. Langkahnya selalu terhenti di final wilayah timur. Ketika Detroit Pistons harus berhadapan dengan Chicago Bulls di final playoffs wilayah timur, mereka dengan entengnya sesumbar
“Tidak ada yang tidak mungkin, kami bisa kok menghentikan seorang MJ”
Begitu kira2 ucapan mereka. Dan akhirnya Pistons memang bisa membuktikan ucapan mereka, MJ diberikan penjagaan khusus untuk mematikan ruang geraknya. Lagi2 Bulls gagal, jangankan meraih juara NBA, juara wilayah timur saja gagal mereka raih. Kekalahan 3 tahun berturut2 di final wilayah timur melawan Detroit Pistons tentu saja membuat MJ frustasi. Impian Bulls untuk bisa berlaga di final NBA lagi2 kandas di tangan Isiah Thomas dkk.
Musim berganti, semua kekalahan menyakitkan yang dialami oleh Bulls akhirnya cukup membuat MJ tersadar, untuk meraih gelar juara, seorang MJ takkan pernah cukup. Untuk melawan tim hebat yang lolos ke babak playoffs memang diperlukan kerja sama tim yang kompak. Saat inilah kebangkitan MJ menuju kedewasaan dimulai. Dari seorang dengan kemampuan inidvidu yang brilian, ia bertransformasi menjadi seorang pemimpin yang mumpuni. Dia mengesampingkan semua ego masa kanak2nya dan mulai membangun kerjasama dengan timnya. Toh di Bulls tidak hanya ada
Dan lagi2 Bulls bertemu dengan Pistons di final wilayah timur. Tapi kali ini tentu saja sudah berbeda,
Saat Bulls berhasil mengalahkan Pistons itulah lembaran baru dimulai, mereka, bersama sang kapten, Michael Jordan, telah menjadi tim yang sangat solid dan sukar untuk dikalahkan. Bahkan LA Laker dengan Magic Johnsonnya pun tak kuasa untuk membendung laju the new emerging forces ini. Bulls pun meraih gelar juara NBA untuk pertama kalinya.
Wednesday, August 5, 2009
My Neighbors The Yamadas (1999)
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Comedy |
Pertama saya melihat cuplikan gambar dari film yang diadaptasi dari manga ini… Astaga hancur sekali, gambarnya bahkan lebih buruk dari animasi Crayon Shinchan hahaha seperti layaknya gambar sketsa storyboard yang diberi warna tipis sekedarnya saja. Tapi tak urung saya bertekad untung mendownloadnya. Nama besar Studio Ghibli dan Isao Takahata menjadi taruhannya. Sekedar info, ini adalah film pertama Ghibli yang murni dikerjakan secara digital.
Dan benar saja, film ini memang tidak menjadikan kualitas animasi sebagai nilai jualnya, tetapi justru pada inti ceritanya yang amat menarik. Film yang berdurasi sekitar 100 menit ini merupakan gabungan dari beberapa kisah pendek yang menceritakan keseharian keluarga Yamada yang terdiri dari bapak, ibu, 2 orang anak dan seorang nenek yang tinggal bersama dalam 1 rumah. Kisah2nya sangat lucu dan mengocok perut penonton. Beberapa kali kekonyolan mereka membuat saya terbahak2. Beberapa kali kisah2 mereka membuat saya terharu. Dan beberapa kali pula ucapan mereka membuat saya merenungi hidup ini.
Kisah keluarga Yamada ini begitu simpel menceritakan tentang kehidupan perkawinan yang tidak simpel. Kisah yang begitu membumi dan pastinya banyak juga dialami oleh keluarga di mana pun. Film ini berhasil mengcapture kejadian2 nyata yang kerap terjadi dalam kehidupan berumah tangga dan memolesnya dengan sentuhan komedi yang menawan. Menertawakan keluarga Yamada ini rasanya seperti menertawakan diri kita sendiri.
Sebuah sajian yang sangat sayang untuk dilewatkan bagi mereka yang telah maupun akan berumah tangga. Keluarga Yamada ini memang bukan keluarga yang sempurna, jauh dari sempurna, mereka konyol dan nyeleneh. Kita boleh saja menertawakan mereka, tetapi justru keluarga seperti inilah yang biasanya awet bertahan sampai akhir masa. Keluarga Yamada tidak hanya membuat kita tertawa, tetapi juga sekaligus memberikan pelajaran yang amat berharga untuk kita renungkan.
Porco Rosso (1992)
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Action & Adventure |
”I’m a pig. I don’t fight for honor, I fight for PAYCHECK”
Bersetting paska Perang Dunia I, Porco Rosso adalah seorang pilot yang karena suatu sebab, disersi dari angkatan udara Italia. Menjadi pahlawan pada PD I, lantas kemudian memilih menjalani hidup sebagai bounty hunter yang memerangi para pembajak di udara. Dengan sea plane merah bututnya, nama Porco Rosso menjadi amat terkenal dan disegani lawan2nya. Menjadi pahlawan di perairan Adriatic, tetapi menjadi buronan di negaranya sendiri, ironis.
Film Miyazaki kali ini menurut saya adalah film paling realis (kecuali bentuk fisik tokoh utama, tentunya) dari semua film Miyazaki yang pernah saya saksikan. Tak ada sihir, makhluk gaib maupun keajaiban yang tidak manusiawi di sini. Dalam film ini, Miyazaki benar2 mengekplorasi segala hal yang berhubungan dengan pesawat dan penerbangan. Beberapa adegan action yang sangat seru ditawarkan dalam ini, plane chasing yang seru dan dogfight yang memukau tentu saja tak luput dihadirkan.
Seperti biasa, walaupun ini film action, tentu saja Miyazaki tak lupa untuk menyematkan drama dan sedikit kisah percintaan di dalamnya. Impian Gina untuk bisa hidup bersama Porco yang sepertinya mustahil untuk terwujud. Porco yang tak pernah lupa mendatangi klab malam milik wanita cantik tersebut karena suatu alasan sentimentil yang cukup mengharukan dan membawa kita kepada alasan Porco untuk hengkang dari AU Italia.
Tapi bagian favorit saya adalah ketika Porco memperbaiki pesawatnya di Milan. Apalagi yang mendesain ulang pesawat milik Porco ini adalah gadis muda belia yang sangat berapi2. Fio Picollo, gadis muda berusia 17 tahun tetapi begitu menguasai tentang mesin pesawat dan aerodinamika. Hmm untunglah kejadiannya berlangsung pada tahun 1920an, entahlah, tetapi menurut saya propeller engine biasa itu walaupun sangat konvensional, tetapi rasanya kok ya lebih elegan ^_^
Menarik melihat bagaimana Fio yang semula dianggap remeh oleh Porco itu akhirnya malah membuat Porco terkagum2 dengan sedikit modifikasi yang dibuatnya. Bagaimana tidak, hal tersebut membuatnya lolos dari kejaran polisi Milan dan berhasil melakukan lepas landas yang mendebarkan dari sungai di Milan. Ow kereeeen… Menurut saya inilah scene yang paling menarik, lebih seru bahkan, daripada dogfight terakhirnya dengan rival beratnya dari Amerika, Donald Curtis.
Sebuah film dari Miyazaki, yang murni tentang pesawat dan penerbangan (and hell yeaaahhh, it’s good).
Wednesday, July 29, 2009
Only Yesterday (1991)
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Drama |
Taeko Okajima, akhirnya kesampaian juga untuk berlibur ke daerah pedesaan. Selama 26 tahun tinggal, sekolah dan akhirnya bekerja di Tokyo, Taeko tak pernah merasakan nikmatnya pergi berlibur ke daerah pedesaan. Kali ini saat menginjak usia yang ke 27, Taeko ingin mengulangi pengalaman tahun lalu dengan melepas penat ke sebuah desa bernama Yamagata. Hanya anehnya, kali ini pikirannya selalu dibayangi oleh memori masa kanak2nya ketika ia masih seorang gadis mungil berusia 10 tahun.
Semua pengalaman masa kecilnya itu tak henti2nya hadir dalam pikiran, semua masa2 indah dan pengalaman sedihnya tiba2 muncul begitu saja. Tak luput cinta monyetnya pun ikut2an hadir ke dalam benaknya. Tapi itu semua masa lalu, sedangkan masa kini tetap harus dihadapi, sampai akhirnya ia sampai pada suatu titik yang mengharuskannya mengambil suatu pilihan. Ya, pilihan yang mungkin dapat mengubah jalan hidupnya, selamanya.
Saya termasuk beruntung karena bisa menyaksikan film ini, terima kasih kepada internet dan rapidshare. Kenapa? Karena di Amerika film ini urung diedarkan. Alasannya? Entahlah, tapi rumor yang beredar adalah, Disney sebagai pemegang lisensi peredaran film2 studio Ghibli merasa bahwa film ini kurang cocok sebagai pengusung image Disney yang selama ini sudah kadung melekat sebagai pembuat film2 keluarga. Nah, di film ini memang ada adegan seorang ayah yang menampar anaknya, selain itu juga ada adegan di mana anak2 SD membicarakan masalah (maaf) menstruasi. Jadi mungkin karena inilah Disney takut kalau hal2 tersebut malah menjatuhkan imagenya sebagai produser film2 keluarga berkualitas.
Oke terlepas dari itu semua, film ini terasa sangat membosankan, boring, atau dragging istilahnya jaman sekarang. Tapi entah kenapa saya malah sangat menikmati alur dan cerita yang ditawarkan dalam film ini. Alur maju dianimasikan secara detail, dan penuh warna. Uniknya, alur flashback saat Taeko masih SD, digambarkan dengan background layaknya lukisan cat air dengan warna2 tipis. Ah indah sekali, what a piece of art.
Sebuah film tentang keseharian anak2 Jepang yang tinggal di kota besar dan kerinduannya akan suasana asri pedesaan yang tenang, dikemas dalam balutan animasi yang menawan. Ah, tak hanya Hayao Miyazaki, ternyata saya juga mulai jatuh cinta dengan karya2 Isao Takahata.
Friday, July 10, 2009
Pemilu... 2 Putaran Saja...
Ahhh... akhirnya mimpi ini pupus juga di tengah jalan, tadinya saya berharap pemilu Presiden bisa 2 berlangsung 2 putaran. Ya memang, jujur saya termasuk orang yang berharap kalau hal ini bisa terjadi. Eits, bukannya saya tidak senang kalau pasangan SBY Boediono menang. Tapi kalau pilpres berlangsung 2 putaran, saya kan bisa mendapat liburan gratis sekali lagi hehehe, kapan lagi coba? Hanya 5 tahun sekali...
Hidup 2 putaraaaannnn....!!!! Hehehe tapi apa daya, setelah melihat quick count yang sudah mencapai 100%, rasanya SBY-B memang terlalu amat sangat sulit digeser. Saya pikir tadinya kalau saja mereka "hanya" mendapat 49%, pasti kita semua bisa mendapat liburan gratis lagi. Tapi jangankan 49%, 50% saja tembus jauh hingga ke 60% hihihihi...
Mereka incumbent, mereka bagus, wajarlah jika tak tergeserkan...
Oke, selamat tinggal libur colongan, LANJUTKAN....!!!
