Showing posts with label lifelove. Show all posts
Showing posts with label lifelove. Show all posts

Monday, February 3, 2014

Mengatasi masalah "Storage Space Running Out" pada Android

Sepertinya inilah masalah yang paling serius yang pernah saya hadapi sejak membeli hape android Samsung Galaxy S2 pada pertengahan tahun 2011. Lumayan membuat saya bingung juga pada awalnya, menghapus semua cache & menguninstall beberapa apps yang tidak terlalu penting hanya mengatasi masalah sementara saja, beberapa hari/minggu kemudian internal memory kembali penuh. Puncaknya adalah ketika memori internal tersisa hanya 148 MB (dari 200 MB yang seharusnya dikosongkan). Hape android saya ini memang berkapasitas 16 GB, tetapi storage-nya dipartisi menjadi 2, di mana hanya 1.97 GB yang bisa dipakai untuk menginstall aplikasi. Lucunya, sebenarnya hanya 1 GB yang terpakai untuk aplikasi saya. Lalu ke mana yang 970 MB lagi? Dalam posisi ini, hape saya mandeg, jangankan menginstall apps lain, mnegupdate apps yang ada saja sudah tidak bisa. Benar2 bingung saya dibuatnya.

Internal Storage Space Running Out

Saturday, December 1, 2012

Tentang Dela

Pertama kali mengenal Dela adalah melalui sebuah forum internet bernama Kafegaul. Waktu itu kami memang suka ngobrol seseruan di thread majalah M2 sampai saya sendiri pernah terkena warning dari moderator di subforum majalah tersebut. Oke kembali ke Dela, yang jelas dia adalah seorang wanita, usianya lebih tua dari saya, mungkin seumuran kakak saya. Pada saat itu Dela bekerja di sebuah surat kabar berbahasa mandarin bernama Indonesia San bao. Selain tentu saja fasih berbahasa Mandari, Dela juga bisa seidkit2 mengerti bahasa Jepang karena hobi.

Dari sekadar percakapan di forum internet, media komunikasi kami pun berkembang, kami bertukar nomer HP, kemudian berlanjut saling bertegur sapa hingga ngobrol2 lewat sms, kadang2 lewat YM juga sih, tapi jarang, karena dahulu akses saya ke internet agak susah, baru mulai sering chat di YM adalah ketika membeli Nokia E63 yang aksesnya lebih mudah karena ada apps ebuddy. Tapi memang dahulu SMS lah media yang paling mudah dan murah untuk berkomunikasi.

Dela mempunya jadwal kerja yang tidak seperti orang kebanyakan.Mulai masuk kantor jam sepuluh (tapi dia mengaku lebih sering jam 12 siang) dan baru pulang larut malam sekali, paling cepat jam 10 malam, atau bisa juga sampai jam 12 malam. Dela adalah seorang pekerja keras, suatu waktu dia pernah bercerita kalau dia sedang perlu uang lebih, akhirnya jebolan Sastra Mandarin dari Universitas Darma Persada ini pun mengambil pekerjaan paruh waktu juga di pagi hari, menjadi guru bahasa mandarin bagi anak2 pra sekolah, dia mengakui sangat menyukai pekerjaan mengajar ini, anak2 mungil itu begitu lucu dan menggemaskan katanya.

Sunday, September 16, 2012

Menoleh ke Belakang

Masih mengenai multiply & blogspot. Migrasi blog kemarin membuat saya iseng2 membaca kembali tulisan2 yang pernah saya buat mulai dari tahun 2007 sampa 2010. Hal ini tak ayal membuat saya senyum2 sendiri. Kadang tulisan jadul itu membuat saya cengar cengir, kok bisa ya saya mempublish tulisan kayak gitu, norak banget hahaha apa sih yang ada di pikiran saya saat menulis alay seperti itu?

Tapi terkadang saya tercekat, melihat beberapa tulisan saya yang cukup bagus dan menyentuh. Loh ini tulisan siapa? Kok bisa saya menulis sebagus itu? Kemana kemampuan itu sekarang? Lenyap ditelan waktu kah? Atau umur telah mengelabui saya? Membuat saya malas dan kemudian menyalahkan twitter? Ah rasanya saya kepingin bisa kembali ke masa lalu, ketika masih bisa menulis, menulis, dan menulis. Tak bosan rasanya mengamati tulisan2 yang membawa serpihan2 ingatan dari masa lalu. Lalu kadang tersenyum ketika perasaan aneh bernama nostalgia itu kembali menyeruak.

Kutipan bijak berkata, janganlah terlalu lama menoleh ke belakang, karena hidupmu ditentukan oleh masa sekarang untuk menyongsong masa depan. Tapi ah… biarkanlah saya menoleh ke belakang dahulu untuk saat ini, di mana saya bisa bermain2 dengan memori yang telah lalu, membawa perasaan riang dan sedih secara bersamaan. Sebuah masa yang sudah saya lewati, dan semoga menjadi penyemangat di masa kini untuk kembali mengetuk tuts keyboard, dan menulis kembali.

Monday, October 4, 2010

Siapa Bilang di Tengah Itu Enak?

Yang ada malah jadi serba salah.

Kata yang kiri kita terlalu ke kanan. Kata yang kanan? Kita terlalu ke kiri. Yang ada malah jadi pusing tujuh keliling. Itu kalau kita berdiri pas di tengah2 loh. Nah bisa dbayangkan bukan kalau kita berdiri di tengah tetapi cenderung ke kiri ataupun ke kanan? Bisa makin gonjang ganjing deh hidup kita.

Yah tapi mungkin memang begitulah hidup. Mau tak mau kita harus tetap berjalan ke depan. Syukuri saja deh apa yang telah kita dapatkan dan nikmati sensasinya, semoga kita bisa tetap beroleh kebahagiaan dan juga membahagiakan orang2 yang kita sayangi dalam kehidupan kita.

Ini apa pula tiba2 saya menulis hal2 seperti ini setelah lama tidak menulis blog?

Selamat pagi menjelang siang ki sanak, semoga gerutuan saya ini tidak membuat hari anda semakin muram. Maafkan saya yah ^.^

Tuesday, June 15, 2010

Setelah Empat Tahun

Empat tahun
Mungkin waktu yang singkat
Tapi empat tahun bagi sebuah hubungan?
Bisa jadi sebuah hubungan yang cukup dalam dan bermakna

Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk saling mengenal dan memahami
Cukup lama untuk menjadi saling membutuhkan satu sama lain
Cukup lama untuk menjalin sebuah ketergantungan satu sama lain

Saya menyadari, aku dan kamu adalah dua kutub yang berbeda
Ya, saya sadar, pendapat kita seringkali berbeda
Kita sama2 keras dan kepala batu
Perselisihan paham dan pertengkaran seringkali terjadi
Tapi bukankan itu semua adalah wajar?
Marahan? ah ya tentu saja sering, tapi toh kita sudah melupakannya bukan?
Semua terlupakan saat hari berganti hari

Dua orang berbeda dengan watak berlainan harus disatukan
Tapi lihat, justru dengan perbedaan itulah kita menjadi kuat
Kita menjadi tim yang kompak dan sulit ditandingi
Kita masih muda, dengan semangat menggebu2
Batu besar kita hancurkan bersama, seakan ingin berteriak kepada dunia
Bahwa apapun penghalangnya kita bisa menghadapinya

Tapi seperti kehidupan, semua yang berawal manis tentu akan ada akhirnya
Kau harus pergi
Bukan, saya tahu itu bukan keinginanmu
Ya, itu semua adalah demi kebaikan kita bersama
Suratan takdir, teman, yang akhirnya membuat kita berpisah

Salam perpisahan sudah terucap
Maka sekarang aku mohon, hapus air matamu
Dan aku juga berjanji akan menghapus air mataku
Janganlah perpisahan ini membuat kita bersedih
Kita harus tunjukkan, perpisahan takkan membuat kita lemah
Perpisahan justru membuat kita lebih kuat
Ya lebih kuat dalam menghadapi cobaan

Maka tersenyumlah
Senyum laksana embun pagi
Yang selalu siap hadapi teriknya siang yang akan kita lewati

Hari ini mungkin kita harus berpisah
Tapi saya percaya, teman
Suatu saat kau akan kembali
Kembali untuk meneruskan perjuangan yang telah kita rintis
empat tahun dalam kebersamaan

Selamat jalan sahabat
maafkan jika selama ini aku selalu membuatmu kesal dan kecewa
Terima kasih sahabatku
darimu aku banyak belajar tentang arti hidup dan perjuangan

Selamat jalan sahabat
Meski kini jalur kita berbeda
Tapi percayalah, apapun dan di mana pun
Kita masih bisa memberikan yang terbaik

Tuesday, April 13, 2010

Akhirnya Pakai Wordpress

Ah... akhirnya, saya memutuskan untuk membuat situs di WP.

Sebenarnya saya tidak benar2 ingin meninggalkan rumah di MP ini, dan mudah2an saya akan tetap memposting di MP. Blog saya di WP hanya saya khususkan untuk posting tentang segala hal yang berhubungan dengan film, hobi saya.

Lalu kenapa di WP, yah mungkin sama saja alasannya seperti orang lain. Tampilannya bagus, tidak ada iklan/advertising, fitur blogstat, kemudahan dalam memberikan komentar (walaupun sebenarnya situs saya di WP juga masih zero comment sih hahaha).

Bukannya di MP tidak ada kelebihannya lho, dalam hal mempublish foto2 bukan narsis, saya rasa MP masih juaranya. Jadi, yah, mudah2an saya tidak meninggalkan MP 100% (mudah2an saja saya tidak tergiur untuk menambah page di WP khusus obrolan non-film hihihi).

Akhir kata, perkenankanlah saya memperkenalkan situs saya yang baru di WP

http://fbsonic.wordpress.com/

Sunday, January 24, 2010

Mobile Blogging

Ahhh... Entah sudah berapa lama saya berhenti menulis di blog, hiatus, istilah yang diberikan kepada para blogger untuk rekannya sesama blogger yang tiba2 berhenti nge-blog. Kenapa saya tiba2 berhenti menulis? Kehabisan ide? Ah terlalu mengada-ada rasanya kalau memang alasannya seperti itu. Malas? Hmm ya rasanya alasan ini lebih tepat, i'm a slave to my laziness, ouch... Hahaha...

Ya begitulah adanya, selama ini saya malas untuk menulis dan memposting blog di MP. Sebenarnya banyak ide untuk menulis di blog, tapi akhirnya semua kandas, dan hanya mampir di benak saya. Waktu online di rumah malah dihabiskan untuk mendownload film, begitu banyak film yang hampir menyita semua ruang di hardisk komputer saya, dan itu pun belum semuanya saya tonton. Hahaha astaga, habislah semua waktu luang saya untuk menonton film2 tersebut. Bahkan novel rectoverso yang kemarin sempat saya beli pun belum sempat saya sentuh.

Begitu banyak film yang saya tonton, berapa banyak review yang saya tulis? Nooooollll besar hahaha malas, malas, malas... Jadi biarlah sekali ini saya memuaskan hasrat saya untuk menulis lagi, walaupun hanya mengetik lewat ponsel dan mempostingnya dari ponsel juga. Here we go...

Saturday, November 21, 2009

Kantong Ajaib Seperti Milik Doraemon

Ingat tidak salah satu episode di serial tv Doraemon? Pernah diceritakan sang ayah lupa membawa dokumen penting ke kantor. Jadilah sang anak atau istri yang harus repot mengantarkan dokumen penting tersebut ke kantor ayahnya. Cerita seperti ini agaknya pernah berulang beberapa kali dalam cerita Doraemon (atau malah crayon shinchan ya)...

Doraemon sih enak... dia punya kantong ajaib, masalah serumit apapun dia bisa saja mengeluarkan alat2 aneh untuk mengatasi semua masalah yang timbul. Nobita tinggal merengek... tring... keluar deh solusinya.

Hal serupa dialami oleh saya kemarin... Laporan yang sudah saya ketik capek2 eh malah ketinggalan di rumah. Saya baru menyadarinya setelah naik angkot. Oh no... flashdisknya kelupaan tidak saya bawa. Duh apa jadinya... Tapi untungnya saya ingat, saya pun memiliki kantong ajaib, walaupun tidak secanggih milik Doraemon...

Keajaiban itu bernama Internet (ah lagi2 dia) hehehehe...

Langsung saja saya minta tolong pada Papa Dee di rumah untuk mengirimkan laporan setengah jadi yang saya buat kemarin malamnya itu lewat e-mail. Tidak ada masalah, akhirnya saya bisa melanjutkan membuat laporan setibanya di kantor. Fiuh... and the problem's solved...

Saya bersyukur Papa Dee termasuk orang yang melek teknologi, jadi sudah biasa berurusan dengan dunia maya. Saya jadi teringat salah satu film animasi yang rilis baru2 ini, Cloudy with the Chance of Meatballs... Hahaha apa jadinya... kebetulan ayah Flint Lockwood itu gaptek kalau tidak bisa dibilang anti teknologi... Tentu saja beliau kerepotan ketika anaknya minta tolong untuk dikirimi software melalui e-mail.

Yah begitulah... Lagi2, saya terselamatkan oleh Internet
... dan Papa Dee tentunya


Sunday, November 15, 2009

Biarlah Roti yang Berbicara...

Ini hasil jepretan saya ketika tadi sore berbelanja bersama Dee di sebuah gerai roti terkenal di Indonesia

Astaga... Ternyata pengunjungnya tidak hanya saya dan Dee... Masih ada 2 ekor lagi yang sedang santai di sana....


Hmmm yang ini sepertinya lagi asik makan....


Wah... kalau yang ini sepertinya kekenyangan makan, sampai pingsan

Mohon maaf jika sekiranya saya mengurangi selera anda dalam menyantap hidangan, khususnya roti yang pandai berbicara...


Tuesday, November 3, 2009

Komputer, Bakwan, dan....

Apa yang aneh dari gambar berikut ini...???


Kalo komputer dan printer sih, ya wajar lah di setiap kantor pasti ada...

Bakwan? yaaa... itu juga masih normal... Maklum banyak yang belum sempat sarapan dari rumah...

Nah kalo yang ijo2 itu hahaha ini baruuuu RRRUUUAAARRR Biasa hihihihi...

Satu keunikan lagi dari kantor tempat saya bekerja. Yup, hari ini kami panen pete di kantor.

Anda juga mau saya kasih ijo2...?

Saturday, June 27, 2009

Perempuan Juga Bisa

Namanya juga dunia maya... Mana kita tahu kalau seseorang itu perempuan atau laki2...?

Ketika sedang asik mengobrol di sebuah forum di dunia maya, kebetulan ada seorang user yang berterima kasih kepada user lain atas informasi penting yang diberikan...

Thanx a lot, bro....

It's sis, to you....

Sontak si user itu kaget... Saya pun ikutan kaget... Karena saya pun menyangka bahwa ia adalah seorang laki2. Bagaimana tidak, dari postingnya yang bisa kami baca, sudah jelas bahwa ia adalah laki2... Cowok banget gitu loh, kalo kata anak ABG ^_^ Lihat saja kalau ia sedang membahas tentang film, terlalu teknis untuk ukuran perempuan. Tapi ya, itulah, salah satu bukti kalau perempuan juga bisa melakukan apa yang biasa kaum pria lakukan. Bukti yang bisa dijadikan alasan mengapa kaum adam tidak boleh begitu saja meremehkan kaum hawa.

Tak hanya sekali kejadian seperti terjadi, tak kurang dari moderatornya sendiri (pria) pernah mengalami kejadian yang kami alami. Ya kejadian yang sama dengan user perempuan yang berbeda. Padahal moderatornya itu bisa dibilang dedengkot dunia perfilman hollywood lah. Sebuah kekagetan yang tak hanya diungkapkan dengan tulisan, tetapi juga dengan emoticon mata melotot dan mulut ternganga hahahaha.... Pasti dia kaget, karena pengetahuan si user perempuan tentang perfilman bisa dibilang sejajar dengan si moderator.

Jadi, sah2 saja bukan kalau perempuan itu ternyata juga bisa sejajar mengimbangi kaum pria?

PS: Tapi yang paling parah itu saya... masa saya disangka perempuan oleh Dalus Gembalus... Arrrghhh... hehehehe ^_^

Thursday, May 21, 2009

(No) Love in Elevator

Hal ini terjadi saat saya mengajak Dee ke Senayan City 2 hari yang lalu. Ketika kami naik, pak petugas lift sedang sibuk berbicara lewat handy talkienya. Oalah, ternyata lift yang berada persis di sebelah kami sedang mengalami masalah. Fiuh, sempat keluar keringat dingin juga sih, ya walapun yang bermasalah bukanlah lift yang kami naiki, tapi kalau kami mengetahui hal itu sebelumnya, dengan yakin pasti kami akan memutuskan untuk tidak naik lift ^_^

 

Teknisi sibuk memperbaiki Lift di Sency


Tapi untungnya masalah bisa segera diatasi, ketika kami telah mencapai Lower Ground, pintu akhirnya berhasil dibuka paksa, hmm ternyata masalahnya ada di pintu yang macet. Dan segeralah para pengunjung yang tadinya sempat terkurung dalam lift berhamburan keluar dengan muka panik campur lega. Tak lama 2 orang teknisi pun datang untuk memperbaiki pintu lift yang macet tersebut.

 

Pengalaman terjebak dalam lift memang amat sangat nan mengerikan. Dalam film You’ve Got Mail, terkurung dalam lif bisa juga mengakibatkan putusnya sepasang kekasih. Tom Hanks yang terkurung di lift malah merenungi tentang hubungan cintanya, bahwa dia dan kekasihnya sebenarnya tidak memiliki kecocokan. Segera setelah Hanks berhasil keluar dari lift, ia pun memutuskan hubungan cintanya, yang mana ternyata disambut baik pula oleh sang kekasih (halah, sinetron banget dah hihihihi)

 

Saya sendiri sebenarnya pernah punya pengalaman buruk dengan lift. Tepatnya pada saat kuliah dulu. Ketika itu kuliah telah usai, saya dan beberapa teman memutuskan untuk turun ke lantai 1. Lalu dimulailah mimpi buruk itu dimulai, lift tiba2 saja macet ketika berada di antara lantai 2 dan 1. Diam seribu bahasa, menolak untuk bergerak, bagai cewek yang ngambek karena sang pacar lupa hari jadi mereka. Kami semua panik, bagaimana caranya mengatasi masalah ini? Saat itu saya yakin 100% kalau tombol emergency call takkan berfungsi.

 

Tak lama, sebelum kami kehabisan oksigen di dalam lift yang penuh sesak tersebut. Tiba2 lift meluncur cepat ke bawah, lebih mirip jatuh ke lantai 1 sepertinya. Pintu pun terbuka, kami berhamburan keluar sambil mengucapkan rasa syukur. Ya kami bersyukur karena kami berhasil keluar tanpa kurang suatu apa pun. Kalaupun ada masalah, paling2 rasa pusing yang tiba2 menjalar, mungkin ini diakibatkan oleh gerakan lift yang begitu cepat meluncur ke bawah. Tak hanya saya yang merasa pusing, ternyata teman2 yang lain juga merasakan hal yang sama.

 

Bisa dibayangkan, hanya ½ lantai saja lift terjatuh efeknya sudah seperti itu. Kami memang masih bisa dibilang beruntung saat itu, fiuh benar2 pengalaman yang  sangat mengerikan. Ya, beruntung saat itu saya masih bisa selamat dan menulis postingan ini untuk sekedar berbagi pengalaman.

 

Nah apakah anda juga pernah mempunyai pengalaman buruk dengan lift?

Saturday, May 16, 2009

Software itu bernama Download Manager

Ah, mungkin ini masih ada hubungannya dengan post saya yang terdahulu, tapi mungkin hanya berbeda konteks saja.

 

Dahulu, saya pernah bermimpi untuk bisa memiliki sendiri koneksi internet sendiri di rumah, yang memadai tentunya, bukan dial-up yang dulu juga sebenarnya pernah kami miliki.

 

Dahulu saya berpikir, bisa browsing dengan cepat saja rasanya sudah sangat cukup. Tapi kini setelah kami benar2 memiliki koneksi internet yang memadai, dengan harga yang cukup terjangkau, rasanya saya harus bilang, ya saya memang tidak pernah puas. Betul, dahulu saya tidak pernah bermimpi untuk mendownload musik, apalagi film. Saya pun sampai heran melihat kakak yang belakangan menjadi keranjingan dengan aktifitas download.

 

Dahulu jangankan mendownload, browsing saja leletnya kadang bisa membuat saya frustasi. Tapi kini, ah, rasanya saya takkan merasa cukup puas hanya dengan menjelajahi dunia maya, maka tak pelak saya pun terjerembab di lembah nista dengan turut menginstal software download manager di komputer kami. Bagaimana tidak, sebagai pecinta film2 kartun jepang baik versi layar lebar maupun serial tvnya, saya benar2 tergoda melihat begitu banyaknya koleksi anime di jagad maya, semuanya menanti untuk didownload.

 

Dahulu saya sempat mengoleksi sebuah seri anime dengan membeli VCDnya, tapi apa daya saya kehilangan jejak karena gagal mendapatkan 2 episode terakhirnya. Tapi lihat sekarang, tinggal download maka lengkaplah koleksi saya, rasa penasaran yang menahun itu kini akhirnya dapat terpuaskan (dengan kualitas DVD pula).

 

Dahulu sebagai penggemar berat anime layar lebar karya Hayao Miyazaki, saya sempat putus asa untuk mendapatkan salah satu hasil karya terbaiknya yang fenomenal itu. Entah sudah berapa lapak DVD yang pernah saya kunjungi, tapi hasil tak jua kunjung didapat. Ouch, sudah berapa sering saya melihat karakter dari film produksi tahun 1988 itu muncul di setiap film2 Miyazaki, bagaimana tidak, gambar Totoro memang menjadi logo Ghibli Studio milik Miyazaki. Sering melihat logonya tapi belum pernah menyaksikan filmnya memang agak menyakitkan juga buat saya ^_^

 

Dahulu saya selalu berharap untuk bisa menyaksikan film itu, Tonari no Totoro (My Neighbor Totoro). Dan kini, hanya dengan menyicil dari setiap browsing internet, dalam waktu singkat film kartun klasik itu sudah komplit tergeletak dalam Hardisk komputer, menunggu untuk disaksikan bersama Dee (It’s .avi, so we can watch it in our DVD player).

 

Terima kasih Free Download Manager, terima kasih internet, terima kasih indowebster, terima kasih kepada semua pihak yang telah mengupload film2 yang saya butuhkan, siapapun dan di manapun anda berada.

 

Arigatou Gozaimasu…

Friday, May 8, 2009

Just a Container

Hehehe ada kejadian lucu lagi nih di kantor.

Bos kami tiba2 berkata:

Saya baru tahu, ternyata harga Tupperware itu mahal juga ya...
Pantas istri saya marah2 karena saya pakai tupperware untuk menyimpan paku dan mengaduk cat.



Hahaha ancur banget dah...!!!
Saya jadi teringat, almarhum bapak saya juga pernah seperti itu, ya walaupun tidak sampai separah itu sih, waktu itu tempat kudapan merk Tupperware juga yang menjadi korban untuk menyimpan pelet makanan ikan hihihi...

Hmm... ini tidak bisa masuk nguping Jakarta ya, kejadiannya bukan di Jakarta sih hehehe

Saturday, April 25, 2009

Laptop Baru

Akhirnya, setelah sekian lama, kesampaian juga keinginan saya untuk kembali memiliki sebuah PC. Terakhir kali saya memiliki sebuah PC adalah ketika bapak membelikan notebook Toshiba berprosesor pentium 1 saat saya kuliah. Tak lama setelah saya lulus kuliah (fiuh untung sudah selesai skripsi), laptop itu pun rusak, LCDnya bermasalah. Praktis sejak saat itu saya tidak pernah melakukan hobi saya, ngutak-ngatik komputer milik sendiri hahaha (kalau komputer orang, yah kadang2 lah)…

Setelah melalui pertimbangan finansial yang sangat cukup lama, akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah Netbook merk ION seharga 4,6juta. Ya, saya termasuk dari orang2 yang diringankan dengan maraknya penjualan netbook yang harganya cukup terjangkau itu. Fenomena ini sangat mudah terbaca bagi para produsen PC, bahwa penduduk kelas menengah ke bawah seperti saya juga menginginkan sebuah laptop dengan harga terjangkau.

 

Maka sampailah saya di sini, menjadi korban jeratan produsen komputer, ya, akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah Netbook hahaha tapi biar bagaimanapun juga saya memang perlu berterima kasih kepada para produsen komputer itu dan tentu saja intel yang telah menciptakan prosesor atom sehingga laptop murah tak hanya menjadi sekedar impian bagi seorang Sky ^_^

 

Lalu kenapa ION? Kenapa tidak Axioo misalnya. Memang sih, 22nya sama2 dari China. Alasan saya sebenarnya simpel, ION adalah komputer Taiwan yang dirakit di Indonesia oleh Metrodata, sehingga untuk layanan purna jualnya, netbook ini mendapatkan dukungan penuh dari Metrodata. Ya benar2 hanya itu alasan saya untuk memilih ION. Karena kalau tidak, sebenanya saya juga lebih memilih Axioo. Kenapa? Karena saya lihat penjualan axioo lebih tinggi, bukti tingginya tingkat kepuasan konsumen terhadap axioo.

 

Selain itu, dengan harga yang sama, axioo menawarkan beberapa hal yang sama seperti 1GB DDR2 RAM, Intel Atom 1,6GHz, Windows XP Home original, TAPI dengan kapasitas HDD yang lebih besar, yaitu 250GB. Sedangkan ION yang saya beli ini hanya memiliki 160GB SATA HDD. Ya, axioo memang lebih pandai dalam menarik hati konsumen.

 

Tapi, ya begitulah, akhirnya dukungan dari Metrodata lah yang akhirnya menjadi pertimbangan utama dalam memilih produk ini. Ya, Metrodata, yang service centernya dekat dengan kantor Dee di Jl. Jend. Sudirman, Jakarta.

 

Congratulation ION, you have won my heart…!!! Hahaha… Apa sih?

 

Terus… lakone opo ki dalang? SEMOGA AWET DEH…


Update:


So far, kelemahan netbook ini adalah, cepat panas... Mungkin ada baiknya pakai cooling pad kalau ruangan kita tidak ber-AC


Oh ya... ternyata saya masih menyimpan gambar laptop jadul saya... Ini dia


In memoriam, my old satelite

Saturday, February 28, 2009

Bedanya Laron dengan Rayap

Kemarin malam sepulangnya dari kantor, saya dan dee dikejutkan oleh serbuan binatang tak diundang. Kata mama dee, binatang itu rayap... Oh tidak, kenapa bisa sebanyak itu mereka ramai2 menyerbu kamar bawah milik kakak dee yang sudah lama tidak dipakai? Duh, saya jadi takut kalau mereka mulai memakan kayu2 yang ada di rumah. Entah itu kayu kusen atau pun rangka atap rumah.

Tadinya saya masih optimis, ah... paling itu bayi laron, belum tentu juga rayap. Tapi keoptimisan saya itu langsung terbantahkan saat saya iseng2 mengecek di google tentang makhluk kecil penghancur tempat tinggal manusia ini. Di situ dijelaskan perbedaan fisik laron (semut bersayap) dengan rayap. Ah, ternyata tidak terlalu sulit membedakannya. Lihat antenanya, kalau lurus berarti itu rayap, tetapi kalau bengkok seperti lengan yang bersiku, itu berarti laron.
 Damn... ternyata keoptimisan saya tak lebih dari sebuah denial... hiks... Serangga2 kecil yang bertebaran di tempat tinggal kami itu memang mempunyai antena yang sangat lurus. Ya, itu 100% adalah RAYAP. Kalau dilihat dengan alat pembesar mungkin bentuknya sepeti ini...

Papa dee bercerita, kalau dulu di rumah kami memang pernah sekali terjadi serangan rayap pada rangka kayu, tepatnya rangka penyagga atap tempat jemuran. Tapi itu dulu sekali dan sudah berhasil dibasmi, tapi kini ternyata mereka kembali lagi. Huf, mudah2an kali ini pun kami bisa menemukan cara yang tepat untuk membasmi serangga2 yang kabarnya menimbulkan kerugian hingga milyaran US $ di Amerika.

Thursday, February 19, 2009

My Most Hated Person @ Night.


Sebenarnya saya tidak punya masalah apa2 dengan DJ Winky yang berhati mulia ini. Cuma masalahnya Dee cinta mati banget sama DJ yang punya nama asli Nurayendra Irwindo ini.

Dan tiap malam, mulai dari jam 21.30 sampai 22.30, Dee selalu menyaksikan aktingnya di sinetron Rafika yang tayang di RCTI... hiks... Demi menyaksikan sang pujaan hati, Dee rela untuk mantengin TV di kamar untuk menyaksikan sinetron busuk itu..
and THAT makes me sick and driving me insane... OUCH... Mau ikut nonton juga ngga mungkin, tahu sendiri khan gimana kualitas sinetron lokal? Hancur lebur...

I'm sorry Winky, but I'm FUCKING HATE YOU rite now...!!!

Monday, January 5, 2009

Why I Do Love My Wife. [Year #1]

Cantik? Baik? Punya penghasilan sendiri... matre lu Sky 

Ya mungkin saja, tapi rasanya ada alasan yang lebih kuat daripada itu bagi saya untuk mencintai Dee...

Mungkin tidak hanya saya, tetapi semua suami punya alasan yang sama dengan saya untuk mencintai istri orang lain nya masing2...

Dan alasan itu adalah, karena saya nyaman berada di sampingnya. Saya merasa nyaman karena saya bisa menjadi diri saya sendiri bila berada di sampingnya. Tidak perlu bersusah payah untuk menjadi orang lain. Semua masih sama seperti ketika belasan tahun yang lalu saya nekat untuk menelponnya demi meminta contekan darinya... Masih, kami masih seperti dua orang sahabat walaupun kini kami telah resmi menjadi sepasang suami-istri.

Alasan kedua, ah... Mudah sekali rasanya membuat ia tersenyum dan tertawa. Oke, suami mana sih yang tidak suka bila berhasil membuat istrinya tertawa?

Alasan2 di atas terdengar sangat remeh temeh bukan? Tapi entah mengapa, hal2 kecil tersebut bisa menjadi alasan yang kuat bagi saya untuk tetap mencintai Dee, menjelang beberapa jam menuju ultah perkawinan kami yang pertama.

Love U, Dee...


...Sky

Wednesday, December 31, 2008

What a Freakin' New Years Eve

Malam tahun baru.

Ketika orang2 rela pergi dari rumah dan bermacet2an di jalan untuk merayakan tahun baru...

Saya justru bermacet-macetan di jalan untuk... pulang ke rumah.

Malangnya nasib hehehe tapi tak mengapa, yang penting kini saya telah tiba di rumah.

Dengan tubuh remuk redam setelah menikmati jalanan macet selama 1 jam.

Dan masih sempat2nya duduk di depan komputer, untuk sekedar mengucap:

SELAMAT TAHUN BARU 2009...!!!

Semoga sukses selalu

Friday, December 26, 2008

Sepiring Spageti Penuh Cinta

Ah, liburan begini saya harus terbarng lemah di kasur, apalagi kalau bukan karena virus flu brutal yang menginfeksi tak kenal waku.

Beruntung Dee memberi surprise, sarapan yang agak terlambat berupa sepiring spageti rasa yahud. Sebenarnya tidak terlalu surprise juga sih, saya sudah punya feeling kalau pagi tadi Dee akan memasakkan spageti buat saya. Kemarin dia sudah membeli bahan2nya, dan hari ini libur, ditambah suami tercinta sakit hahaha saat yang tepat untuk memasak makanan favorit saya. Yeah untuk sepiring spageti yang dimasak sendiri oleh istri, tidak ada tuh isilah lidah pahit karena sakit flu.

Spageti La Fonte, Saus instan Del Monte, daging cincang, bawang bombay, keju Kraft slice yang diiris tipis2 (hihihi kebetulan sedang tidak ada keju batangan)... Semua bahan diramu, dan jadilah Spageti lezat yang penuh cinta tersebut. Banyak yang bilang kalau saus instan del monte itu kurang maksimal kelezatannya. Tapi bagi saya yang penggemar-spageti-sejati-apapun-bumbunya, sepertinya teori itu tak berlaku. Kalaupun ada yang kurang hmm itu hanya porsinya saja yang menurut saya agak kurang (maklum saya kan the massive spaghetti eater hehe).

Spageti habis, tinggalah Dee, perempuan mungil berbau bawang bombay hihihi




Makasih ya Dee, pagi2 sudah repot2 masak spageti sampai badan jadi beraroma saus tomat