Tadinya saya masih optimis, ah... paling itu bayi laron, belum tentu juga rayap. Tapi keoptimisan saya itu langsung terbantahkan saat saya iseng2 mengecek di google tentang makhluk kecil penghancur tempat tinggal manusia ini. Di situ dijelaskan perbedaan fisik laron (semut bersayap) dengan rayap. Ah, ternyata tidak terlalu sulit membedakannya. Lihat antenanya, kalau lurus berarti itu rayap, tetapi kalau bengkok seperti lengan yang bersiku, itu berarti laron.
Saturday, February 28, 2009
Bedanya Laron dengan Rayap
Tadinya saya masih optimis, ah... paling itu bayi laron, belum tentu juga rayap. Tapi keoptimisan saya itu langsung terbantahkan saat saya iseng2 mengecek di google tentang makhluk kecil penghancur tempat tinggal manusia ini. Di situ dijelaskan perbedaan fisik laron (semut bersayap) dengan rayap. Ah, ternyata tidak terlalu sulit membedakannya. Lihat antenanya, kalau lurus berarti itu rayap, tetapi kalau bengkok seperti lengan yang bersiku, itu berarti laron.
Friday, February 27, 2009
Howl's Moving Castle
| Rating: | ★★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Animation |
Fiuh… akhirnya saya nonton juga film yang satu ini… Yaaaay… Dan akhirnya saya sempat juga untuk membuat postingan yang benar2 “postingan” hahaha… Yang begitulah, karena suatu dan lain hal akhirnya saya begitu lama meninggalkan aktivitas blogging. Oke cut the crap, sebenarnya film yang disutradarai oleh sang maestro animasi, Hayao Miyazaki ini sudah rilis tahun 2004. Tapi entah kenapa saya selalu gagal untuk mendapatkan keping DVDnya.
Alternatif terakhir adalah mengunduh filenya dari internet (terima kasih buat kakak yang sudah repot2 mengunduhkannya untuk saya). Dan ternyata filenya madroska (.MKV) pula. Praktis filmnya tidak bisa diputar di DVD player saya. Tapi untunglah minggu lalu saya berkemauan kuat untuk menyaksikan film ini di PC. Kurang enjoy memang, tapi lumayanlah, akhirnya bisa juga menyaksikan lagi keajaiban dunia Miyazaki.
Sophie adalah anak seorang gadis belia yang meneruskan bisnis keluarganya sebagai pemilik toko topi. Suatu ketika, saat ia ingin menemui kakaknya, di tengah jalan ia diganggu oleh 2 orang polisi nakal. Beruntung ia bertemu dengan Howl, seorang penyihir ternama pemilik istana yang bisa berjalan. Maka gangguan pun bisa diatasi dengan mudah. Beruntung kah Sophie? Hmm karena perjumpaannya dengan Howl, Sophie malah menemui kesulitan baru yang lebih kompleks.
Ia malah terlibat masalah dengan Witch of the Waste yang mengutuknya dengan spell ajaib. Berusaha untuk mematahkan spell jahat tersebut, Sophie tertatih2 mencari Howl untuk sekedar mencari tahu bagaimana cara untuk terbebas dari kutukan tersebut. Maka dimulailah petualangan Sophie dan Howl, dengan bumbu peperangan antar 2 klan yang tentu saja membuat usaha mereka menjadi lebih sulit.
Tapi beruntung mereka dibantu oleh Calcifer, sesosok fire demon yang mempunyai hubungan misterius dengan majikannya, none other than the famous Howl himself. Selain itu ada lagi sosok misterius yang kerap membantu usaha mereka, sebuah scarecrow hidup berkepala lobak. Dan tentu saja, bantuan dari tokoh imut nan lucu yang bernama Markl, penyihir cilik yang menjadi murid Howl.
Sayang beribu sayang, film yang saya tonton adahal versi English Dub. Memang sih hanya suara, tapi itu ternyata sangat berpengaruh, sepanjang film saya merasa aksen hollywood yang kental dalam film ini. Terutama dari Calcifer yang disulihsuarakan oleh Billy Crystal (remember Monster Inc.?). Tapi overal, film ini snagat layak tonton, animasi yang dikerjakan oleh tim Ghibli Studio memang sangat jempolan. Yup hal inilah yang membuat saya masih terkesan dengan animasi 2D. What a piece of art.
Walaupun dari segi cerita memang tidak sekuat Wall-E, film ini tetap sangat menghibur dengan beberapa humor2 yang diselipkan, aksi nan mendebarkan, moral value yang kental ala Miyazaki dan tentunya gambar2 indah yang ditampilkan.
Uuuhh tak sabar mentikan proyek Miyazaki berikutnya yang back to nature dengan full hand-drawn animation…. Kapan ya bisa nonton lagi?
Thursday, February 19, 2009
My Most Hated Person @ Night.
Sebenarnya saya tidak punya masalah apa2 dengan DJ Winky yang berhati mulia ini. Cuma masalahnya Dee cinta mati banget sama DJ yang punya nama asli Nurayendra Irwindo ini.
Dan tiap malam, mulai dari jam 21.30 sampai 22.30, Dee selalu menyaksikan aktingnya di sinetron Rafika yang tayang di RCTI... hiks... Demi menyaksikan sang pujaan hati, Dee rela untuk mantengin TV di kamar untuk menyaksikan sinetron busuk itu.. and THAT makes me sick and driving me insane... OUCH... Mau ikut nonton juga ngga mungkin, tahu sendiri khan gimana kualitas sinetron lokal? Hancur lebur...
I'm sorry Winky, but I'm FUCKING HATE YOU rite now...!!!
Tentang Dosa Asal dan Pohon Pengetahuan
Warning: Tulisan saya ini sebaiknya HANYA dibaca oleh anda yang telah berusia 17 tahun ke atas dan dilandasi dengan keimanan yang kuat.
laptop pertanyaan awal, kok bisa sih Adam dan Hawa terbujuk oleh kata2 setan yang berwujud ular sampai akhirnya memakan apel tersebut? Kalau itu hanya sekedar apel biasa, sepertinya sepasang manusia pertama di bumi itu takkan tergoda untuk memakannya. Apalagi di surga begitu banyak makanan yang jauh lebih lezat daripada buah apel, bukan?
Wednesday, January 28, 2009
It's Really Hard to be A Doctor
Aneurism adalah pembengkakan pembuluh darah, di mana arteri atau vena membengkak seperti balon dan makin lama makin berpotensi untuk pecah dan menyebabkan stroke.
"Operasi....!!!", seru saya tanpa ragu2. Maka ruang operasi pun dengan cepat disiapkan dan pasien pun segera dibawa ke sana. Pembedahan pun tak dapat dihindari. Dan astaga, pembengkakan arteri tidak terjadi hanya di 1 titik, tetapi lebih dari 5 titik, hampir 10 titik malah. Oke konsentrasi penuh, kamu bisa Sky…
Mata saya pedih bukan main ketika harus tak berkedip memandangi alat magnifier yang ada di depan saya. Ya titk arteri yang harus dibedah memang sangat kecil, perlu bantuan alat pembesar khusus untuk melakukan operasi ini.
Tenang, tarik nafas yang dalam… bedah pembuluh darahnya, sedot darah yang keluar, singkirkan aneurismnya, rapatkan kembali. Jangan lupa untuk selalu perhatikan vital sign pasien Sky, lengah sedikit nyawa taruhannya. Oke, lakukan hal yang sama banyak titik lainnya, huff… Menit demi menit berlangsung bagaikan takkan pernah berakhir, sampai akhirnya…
Semua selesai. Aneurism berhasil diatasi, vital sign pasien? Normal, pasien dalam keadaan stabil. Syukurlah…
Saya menoleh ke tangan kanan saya… Stylus bergetar hebat dalam genggaman saya. Tangan saya gemetaran hebat sehabis menyelesaikan operasi tadi. Tapi tunggu dulu, apa itu?
Pena stylus? Kenapa bukan pisau bedah?
Ya tentu saja, karena kejadian di atas bukan kejadian yang sebenarnya. Kejadian itu hanya terjadi di dunia game, Nintendo DS tepatnya. Nama gamenya?
Dengan memainkan game ini, saya jadi bisa sedikit lebih memahami betapa sulitnya pekerjaan dan besarnya tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang dokter. Dibutuhkan ketenangan, ketelitian, konsentrasi tinggi, kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan dalam menghadapi seorang pasien, begitu banyak orang yang hidupnya bergantung kepada seorang dokter.
Lihat saya, betapa tidak berbakatnya saya dalam menjadi seorang dokter hahaha baru menggores dan mengetuk2 pena stylus ke layar sentuh saja, sudah membuat saya kewalahan, ujung2nya tangan malah menjadi gemetaran. Ah bandingkan dengan dokter sesungguhnya yang harus memegang pisau bedah dan peralatan canggih lainnya di hadapan seorang pasien hidup yang berbaring tak berdaya. Bayangkan, betapa keras tekanan psikologis yang harus dihadapi oleh seorang dokter setiap harinya.
Ah, memang tidak mudah untuk menjadi seorang dokter.
Saturday, January 24, 2009
Bagaimana Kabar Krisis Global?
‘As Good As It Gets’
Indonesia is managing the global recession better than most, thanks to its tough finance minister.
Oh yeah... terbukti bukan kalau Sri Mulyani itu mumpuni? Masih ada yang menyangsikan kemampuannya? Tentu saja ada, paling2 dari partai oposisi, untuk kepentingan politik yang menjijikkan...
Info selengkapnya, silahkan klik langsung ke sumbernya
Monday, January 5, 2009
Why I Do Love My Wife. [Year #1]
Ya mungkin saja, tapi rasanya ada alasan yang lebih kuat daripada itu bagi saya untuk mencintai Dee...
Mungkin tidak hanya saya, tetapi semua suami punya alasan yang sama dengan saya untuk mencintai istri
Dan alasan itu adalah, karena saya nyaman berada di sampingnya. Saya merasa nyaman karena saya bisa menjadi diri saya sendiri bila berada di sampingnya. Tidak perlu bersusah payah untuk menjadi orang lain. Semua masih sama seperti ketika belasan tahun yang lalu saya nekat untuk menelponnya demi meminta contekan darinya... Masih, kami masih seperti dua orang sahabat walaupun kini kami telah resmi menjadi sepasang suami-istri.
Alasan kedua, ah... Mudah sekali rasanya membuat ia tersenyum dan tertawa. Oke, suami mana sih yang tidak suka bila berhasil membuat istrinya tertawa?
Alasan2 di atas terdengar sangat remeh temeh bukan? Tapi entah mengapa, hal2 kecil tersebut bisa menjadi alasan yang kuat bagi saya untuk tetap mencintai Dee, menjelang beberapa jam menuju ultah perkawinan kami yang pertama.
...Sky